Jumat, 14 Agustus 2015

Kuliah Peradaban

Kuliah Peradaban yang digagas tahun 2015, sampai saat ini berjalan lancar. Program turunan ekspedisi generasi qur'ani Relawan Siaga ini bertujuan untuk melahirkan para kader berkualitas. Tagline nya #Lahirkan Pejuang Peradaban Islam.
kajian pertama, pada hari sabtu, 23 Mei 2015,


Kuliah perdana ini dibuka dengan materi “Mengenal Sepilis” yang disampaikan oleh Hafidz Ary, salah seorang aktivis Indonesia Tanpa JIL (ITJ).  Acara yang berlangsung di Aula lantai 2 mesjid Nurul Fallah, ini berjalan lancar.
“Kasus-kasus penyimpangan yang ada di Indonesia saat ini seperti, pernikahan gay/lesbi, tawuran anak sekolah, sex bebas, maraknya video porno ini diakibatkan oleh paradigma masyarakat yang menganggap bahwa ada pemisah antara agama dan kehidupan sehingga ini sudah terpengaruhi oleh paham sekularisme, pluralism dan liberalism kata Ust. Hafidz Ary dalam penjelasannya mengenai materi Mengenal Sepilis. Sehingga kita harus waspada terhadap Bahaya Sepilis” ujar pemilik akun Twitter @hafidz_ary ini.
KaPe angkatan pertama ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan. Mahasiswa yang mengikutinya berasal dari berbagai kampus, antara lain ITB, ITENAS, STEMBI, UNPAD  dan lain-lain. Selain dari kalangan mahasiswa, tidak sedikit juga yang berasal dari kalangan pekerja dan ibu rumah tangga.
“Mengikuti kuliah peradaban ini menambah pengetahuan saya tentang bahaya Sekuler, Pluralisme dan Liberalisme (Sepilis) di kehidupan masyarakat saat ini” ungkap Nirma, aktivis Pusat Zakat Umat Unit Cihideung,Tasikmalaya ketika ditanya pengalamannya bersama KaPe.
Kuliah Peradaban Bandung akan berlangsung selama tiga bulan ke depan setiap Sabtu atau Minggu pukul 13.00-15.30 WIB. Waktu Ramadhan Insyaallah pukul 09.00-12.00 WIB. Salah satu tujuan diadakannya KaPe ini adalah melahirkan pejuang peradaban Islam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar